SEMARANG- Jajaran Polda Jateng dihebohkan atas beredarnya video pesta sabu. Diduga, salah satu di antara penyabu itu adalah seorang anggota polisi Polda Jateng.
Berdasarkan rekaman video berdurasi 14 menit 14 detik itu, pesta sabu tersebut dilakukan di dalam sebuah ruangan kamar. Terlihat dua orang mengonsumsi narkotika jenis sabu. Seorang di antaranya diduga adalah oknum anggota Polda Jateng berpangkat Briptu.
Oknum polisi tersebut mengenakan baju putih. Sedangkan di belakangnya terlihat seragam polisi dalam posisi ditanggalkan di pintu.
Menurut keterangan seorang sumber di kepolisian membenarkan, bila oknum tersebut bertugas di jajaran Polda Jateng.
Di kalangan anggota lain sudah tak asing lagi bila oknum tersebut sering bermasalah. "Bahkan indikasinya tak hanya memakai, dia juga mengedarkan," kata pria yang enggan disebut namanya, Senin (14/1).
Sebelumnya, lanjut sumber itu, oknum polisi tersebut terlibat dalam kasus, mulai dari tindak asusila hingga kasus pidana perampasan. Salah satu korbannya adalah seorang mahasiswi. Oknum polisi itu diduga melakukan tindak pidana perampasan terhadap barang-barang berharga milik mahasiswi itu. Terlebih celaka lagi, mahasiswi itu hamil. Dugaannya juga akibat kelakuan oknum tersebut. "Modusnya, dia memacari mahasiswi itu, lalu menguras harta bendanya," ungkapnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo saat dimintai konfirmasi wartawan mengatakan akan menyelidiki beredarnya rekaman video itu. "Siapapun (anggota Polda Jateng-red) yang terlibat ataupun main-main narkoba, sanksinya adalah pecat, tidak ada toleransi sedikitpun," tegas Didiek ditemui wartawan di ruang kerjanya di Mapolda Jateng.
Ia berjanji akan menindaklanjuti informasi beredarnya rekaman video oknum tersebut. Selain itu, Kapolda juga mengimbau jika ada masyarakat yang merasa dirugikan akibat dugaan kejahatan oknum tersebut diharapkan segera melaporkan ke Mapolda Jateng. (Mughis/LSP)
by: red
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar