Blogger Widgets

Tewas, Menggilaskan Diri di Rel Kereta Api

Diposting Unknown jam 19.32

SEMARANG- Diduga sengaja bunuh diri, seorang pria yang belum diketahui identitasnya tewas dengan tubuh remuk terpotong-potong akibat tergilas kereta api ekonomi di jalur rel kereta api Jembawan, Krapyak, Semarang Barat, tepatnya di sisi barat Bandara Ahmad Yani, Semarang, Rabu (1/8) sore.


Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu kereta api jenis ekonomi melaju dari arah Jakarta (barat-ret) menuju Semarang. Pria tersebut diduga memang sengaja menggilaskan tubuhnya di rel kereta api.

Akibatnya kondisi jasad korban tewas dalam kondisi mengenaskan. Petugas polisi yang datang di lokasi kejadia hampir kesulitan melakukan evakuasi. Sebab, sejumlah bagian tubuh telah terpotong menjadi beberapa bagian. Bagian bagian kepala korban bahkan ditemukan dalam kondisi tercecer.

Di dekat lokasi kejadian, polisi tidak menemukan identitas korban. Namun demikian, polisi menemukan uang kertas Rp 10 ribu, serta satu sandal jepit. Hingga petang kemarin, jasad korban dilarikan ke RSUP Dr Kariadi untuk dilakukan autopsi.

Saksi mata Tanto (55) mengatakan, korban diketahui berjalan di sisi selatan rel dari arah barat. Bersamaan dengan itu, dari arah yang sama (barat) melaju kereta api penumpang yang melaju kencang. “Saya sudah berusah berteriak untuk memberitahu korban. Namun, ia justru tidak perduli. Saya kira ia sudah mendengar teriakan saya dan telah mengetahui dari arah barat ada kereta api. Tapi justru bergeser ke tengah,” kata penjaga perlintasan rel tanpa palang itu

Warga Pringgodani Dalam RT 01/RW 11, Semarang Barat ini tak bisa apa-apa melihat kejadian tersebut. Ia hanya melongok melihat tubuh korban terhantam si ular besi itu. “Bagian kepala hancur dan sejumlah anggota tubuhnya mengalami patah tulang,” kata saksi. (G-15)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Korupsi


Siapa lagi? »

Peristiwa


Arsip Peristiwa »

Berita


Arsip Berita »

Modus


Arsip Modus »

Jeng-jeng


Arsip Jeng-jeng »

Kasus


Arsip Kasus »

Horor Kota


Arsip Horor Kota »

Kriminal


Arsip Kriminal »

Tradisi Budaya


Selanjutnya »

Politik Itu Kejam


Simak Selanjutnya? »

Komunitas Pembaca


*) Tulis peristiwa di sekitar Anda, kirimkan ke email redaksi kami: singautara79@gmail.com

Citizen Journalism


Siapa lagi yang nulis? »

Wong Kene


Arsip Wong Kene »