Blogger Widgets

Ditipu Pacar, Nia Tekor Rp 300 Juta

Diposting Unknown jam 21.35
Nia menunjukkan foto Yogi
 SEMARANG- Seorang fotografer perempuan di Kota Semarang Setia Kurnia Putri  biasa dipanggil Nia (30), warga Jalan Berlian I D No 271 RT 04/RW 05 Mangunharjo Tembalang, melaporkan pacarnya Yogi Aditirtana (35), warga Jangli Tlawah V, Semarang di Mapolrestabes Semarang, Kamis (18/10).

Nia merasa ditipu habis-habisan oleh pria teman sejak SMP yang dianggap tambatan hati itu. Lantaran dijanjikan akan dinikahi akhir tahun ini, Nia pun kemudian takluk dan menyerahkan seluruh hatinya. Barangkali karena wanita yang mempunyai hobby jeprat-jepret ini terlalu polos dan perhatian, sehingga gampang memberikan harta bendanya kepada kekasihnya.

Fakta awalnya Nia cinta, tapi kenyataannya justru dihianati. Bahkan harta bendanya dikuras habis. "Total uang saya yang dibawa kabur mencapai Rp 300 juta. Belum lagi perhiasan, kamera SLR seharga Rp 30 juta juga dibawa. Bahkan saat ini, nomor teleponnya sudah tidak bisa dihubungi," ujar Nia saat melapor di Mapolrestabes, Semarang, Kamis (18/10) sekitar pukul 13.00.

Nia baru sadar ditipu sejak bulan Februari 2012 lalu, beberapa waktu setelah Nia mentransfer sejumlah uang di beberapa ATM BNI, Mandiri di Semarang dan melalui SMS Banking. Tidak hanya uang, Yogi juga sempat meminjam Surat Izin Mengemudi (SIM A) saat korban dirawat inap akibat sakit tumor di RS Hermina Jalan Pandanaran Semarang. "Tanpa sepengetahuan saya, SIM itu ternyata digunakan jaminan untuk meminjam mobil rental di sejumlah tempat hingga sebanyak 17 unit mobil. Padahal mobil itu digadaikan oleh terlapor," tambahnya.

Akibatnya, Nia dituding para pemilik mobil rental sebagai orang yang harus bertanggung jawab. Bahkan bulan September 2012, Nia sempat dilaporkan ke Polsek Gajahmungkur atas kasus dugaan penggelapan mobil. Terlebih menyakitkan, Nia sempat disel selama 10 hari atas pelaporan kasus tersebut.  "Terlapor sendiri memang mempunyai usaha rental mobil. Alasan ia meminjam uang untuk mengembangkan usaha, termasuk akan membeli armada baru," terangnya. 

Nia mengaku mulai menjalin kisah asmara dengan Yogi sejak sejak Februari 2012 lalu. "Dia memang teman sekolah di SMPN 2 Semarang. Tapi sudah lama tidak berkomunikasi. Kembali bertemu setelah bergabung di grup BBM (BlackBerry Messanger) SMPN 2 Semarang," katanya perih.

Komunikasi pun berlanjut, Yogi yang tampil sebagai pria elegan, humoris dan berwibawa itu terus berupaya mencuri hati Nia sebelum akhirnya berhasil menjadikan kekasihnya. 

Yogi sendiri "menghilang" dan tidak diketahui keberadaannya sejak 28 Agustus lalu. ''Dari 17 mobil yang digadaikan Yogi, ada enam mobil yang belum bisa saya bayar. Bahkan tiga dari enam mobil yang belum terbayar itu, tidak saya ketahui di mana keberadaannya,'' kata Nia.

Tak mau ambil pusing, Nia melaporkan Yogi ke kepolisian atas tindak pidana penipuan dan pencurian pasal 378 dan 362 KUHP. Hingga saat ini, kasus ini dalam penyelidikan tim Reskrim Polrestabes Semarang. (Mughis/LSP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Korupsi


Siapa lagi? »

Peristiwa


Arsip Peristiwa »

Berita


Arsip Berita »

Modus


Arsip Modus »

Jeng-jeng


Arsip Jeng-jeng »

Kasus


Arsip Kasus »

Horor Kota


Arsip Horor Kota »

Kriminal


Arsip Kriminal »

Tradisi Budaya


Selanjutnya »

Politik Itu Kejam


Simak Selanjutnya? »

Komunitas Pembaca


*) Tulis peristiwa di sekitar Anda, kirimkan ke email redaksi kami: singautara79@gmail.com

Citizen Journalism


Siapa lagi yang nulis? »

Wong Kene


Arsip Wong Kene »