Blogger Widgets

Senggolan, Wanita Pengendara Revo Tewas Kepala Pecah

Diposting Unknown jam 13.00

NGALIYAN- Seorang wanita berkerudung pengendara Honda Revo H-5317-IW mengalami kecelakaan tragis di Jalan Prof Hamka, tepatnya di depan Apotik Wali Sehat, Ngaliyan Semarang, Kamis (14/3) pagi. Korban tewas seketika dalam kondisi bersimbah darah dengan kepala pecah setelah terjatuh akibat terjadi senggolan dengan pengendara lain.

Identitas korban diketahui bernama Suprapti (50), warga Jalan Wismasari VII/A2 RT 02/RW 04 Ngaliyan Semarang.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, insiden maut itu terjadi sekitar pukul 09.15. Saat itu korban melaju dari arah Selatan (Ngaliyan) ke utara (Jrakah) dalam kecepatan tinggi.

"Sesampainya di depan Apotik Wali Sehat, korban terjatuh. Sepertinya terjadi senggolan dengan pengendara lain. Posisinya diapit dua kendaraan lain (dari arah sama), korban berada di tengah. Sepertinya setangnya kesenggol, lalu oleng dan terjatuh," kata saksi mata Heri (25), warga Paleraya Sejahtera Semarang, yang melaju beberapa meter di belakang korban.

Seketika itu, tubuh korban jatuh dalam posisi kepala membentur aspal. Korban terkapar dalam posisi setengah tengkurap dan terlihat darah segar meluber di aspal jalan depan Apotik Wali Sehat. Sedangkan motor yang dikendarai korban terpental hingga 10 meter dan tergeletak di depan warnet Seventh-net. "Tiba-tiba terdengar 'brak', lalu saya lihat helm yang dikenakan korban lepas dan terlempar," imbuh penjaga kios jahit, Miski (32), yang saat kejadian sedang menyapu di depan kios.

Sementara pengendara lain yang terlibat senggolan tidak diketahui identitasnya karena tidak berhenti. Sontak kecelakaan itu membuat gempar warga sekitar. Sejumlah pengendara yang melintas berhenti untuk melihat dari dekat. Tak lama kemudian petugas Satlantas dari Polsek Ngaliyan tiba di lokasi kejadian. Tidak tega melihat kondisi korban dalam kondisi kepala pecah dan berlumuran darah, beberapa warga akhirnya menutupi menggunakan plastik dan kertas koran.

Evakuasi lambat dilakukan, sehingga korban hanya menjadi tontonan warga. Hingga pukul 10.20, mobil ambulance baru tiba di lokasi kejadian.

Anak korban Sigit Tri Buana (22), yang mendapat kabar duka itu langsung menuju lokasi kejadian. Dikatakan Sigit, ibunya hendak berangkat kerja, yakni menjaga kios elpiji di daerah Lamper Semarang Selatan. "Tadi pagi sebenarnya sudah berangkat dan sudah sampai di kios. Entah ngambil barang atau apa, ibu bersama kakak saya, kemudian pulang ke rumah lagi. Saat berangkat ibu mengendarai motor sendirian," kata Sigit.

Kanit Lantas Kepolisian Sektor Ngaliyan Iptu Suyit Munandar mengatakan, korban menderita luka parah di bagian kepala.
"Korban berusaha saling mendahului, tapi 'nyondol' pengendara lain hingga mengakibatkan oleng kemudian terjatuh. Helmnya terlepas, karena tidak dikancingkan. Sementara pengendara lain melarikan diri. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Kariadi." kata Suyit di lokasi kejadian. (G-15/LSP)


by: red

3 komentar:

 

Korupsi


Siapa lagi? »

Peristiwa


Arsip Peristiwa »

Berita


Arsip Berita »

Modus


Arsip Modus »

Jeng-jeng


Arsip Jeng-jeng »

Kasus


Arsip Kasus »

Horor Kota


Arsip Horor Kota »

Kriminal


Arsip Kriminal »

Tradisi Budaya


Selanjutnya »

Politik Itu Kejam


Simak Selanjutnya? »

Komunitas Pembaca


*) Tulis peristiwa di sekitar Anda, kirimkan ke email redaksi kami: singautara79@gmail.com

Citizen Journalism


Siapa lagi yang nulis? »

Wong Kene


Arsip Wong Kene »